Sunday, June 12, 2005

Kutukan Orang Iklan

Sapardi di puisinya soal orang iklan,
ternyata benar sebenar-benarnya!
Orang iklan, selalu mikirin soal iklan.
Ngomongin soal iklan.
SMS soal iklan.
Email-emailan soal iklan.
Dan yang pastinya bikin iklan.

Pun berusaha sekeras-kerasnya untuk
gak mikirin iklan,
gak ngomongin iklan,
gak bikin iklan,
gak gaul sama orang iklan,
yang ada malah lebih menggila untuk bikin iklan.

Bener kata Kahlil Gibran,
kalau dawai biola bisa diputuskan supaya tidak
bersuara.
Tapi siapa bisa menghentikan burung gereja
untuk bernyanyi.

Lucunya, waktu kerja bikin iklan,
pengen banget bisa liburan.
Bisa bebas. Bisa ngerjain apa aja sesuka hati.
Tapi ternyata itu semua cuma bertahan satu minggu.
Lewat dari itu...
mulai tuh...
mikirin, ngomongin, bikin iklan lagi!

Dan lebih hebatnya lagi,
gak sekalipun iklan dipertanyakan
kesanggupannya untuk bayar balik semuanya.

Iklan itu gairah yang membakar.
iklan itu birahi yang tak pernah terpuaskan.
Iklan itu pesona raga yang mengguncang nalar.
Iklan itu jiwa yang memberi napas.

Dan ketika keempatnya bergumul,
bermandi keringat saling menarik dan mengulur.
Mengguncang dengan keras dan tajam.
Setiap sendi merasakan kenikmatan.
Bergoyang panas bagai penari samba.
Semakin cepat. Menghentak keras.
Gelinjang dipenuhi jeritan pada tiap hentakan.

Hingga napas pun tak lagi tersengal sengal.
Tapi terhenti sesaat.
Untuk kemudian segala daya dilakukan untuk
menarik napas panjang dan dalam terakhir kalinya.
Sampai akhirnya lepas...

Dan ketika semua lepas,
berjanji gak mau memulai lagi.
Ketika itu pula
kita sadar bahwa sedang membohongi diri sendiri.

4 comments:

rangga said...

live, dream, breathe ads....

pathetic...

but that is my passion... and my curse.

one I would voluntarily succumb any day of the week.

Alia said...

Ketika kau kehilangannya,
ketika itu pula kau akan merindukannya.

Terkutuklah orang iklan.
Terkutuklah kami dalam kutukan yang indah.

:)

ewink said...

Gak nyangka jadi orang iklan itu kutukan.
Padahal pingin banget jadi orang iklan.

damisidharta said...

Oh jadi orang iklan tuh kutukan toh... semoga gw dikutuk juga!

Btw, saya mahasiswa iklan yang bikin blog sok-sok blog iklan. Please Check it out.